form perncarian

Sejarah Asal Usul Bulu Perindu

 

Berbicara tentang Bulu Perindu tentu tidak terlepas dari sejarah atau asal usul Bulu Perindu itu sendiri. Sejauh ini sejarah Bulu Perindu masih simpang siur. Ada yang menyebutkan jika  Bulu Perindu berasal dari rambut/bulu Genderuwo, namun ada pula yang menyebutkan jika Bulu Perindu berasal dari sarang burung elang.

Sebenarnya sejarah atau asal usul Bulu Perindu berasal dari 3 unsur/sumber. Yang pertama dari rumput bujang, yang kedua dari bumbung bambu dan yang ketiga dari sarang burung elang. Bagaimana Bulu Perindu bisa berasal dari ketiga sumber ini? Berikut penjelasan selengkapnya:

 

1. Bulu Perindu berasal dari Rumput Bujang

 

Bulu Perindu berasal dari rumput bujang. Tumbuhan endemik yang tumbuh di Pulau Kalimantan ini diyakini mengandung energi pengasihan dengan daya pikat sangat tinggi. Oleh sebab itulah Bulu Perindu dari Rumput Bujang ini sering digunakan sebagai sarana pelet ampuh oleh suku dayak. Seperti yang Anda ketahui sampai sekarangpun kualitas pelet dayak masih sulit ditandingi.

Bulu Perindu yang berasal dari rumput bujang terutama dibagian akarnya sampai saat ini masih menjadi primadona sarana pelet. Karena akar rumput bujang ini bisa bergerak secara magis manakala terkena air atau asap rokok. Bulu Perindu dari akar rumput bujang ini akan menggeliat-geliat atau menari-nari, saling melilit dan merangkul jika didekatkan satu sama lain seperti jiwa-jiwa yang sedang kasmaran.

 

2. Bulu perindu berasal dari Bumbung Bambu

 

Selain berasal dari rumput bujang, Bulu Perindu juga diyakini berasal dari bumbung bambu atau ruang kosong yang terdapat antara dua ruas bambu. Akan tetapi bukan bambu sembarangan. Melainkan bambu pilihan yang mengandung energi metafisika yang sangat tinggi. Hanya orang-orang yang memiliki kekuatan metafisika atau orang yang menerima wahyu (pulung) lah yang bisa menemukan keberadaan Bulu Perindu ini.

Masyarakat Jawa percaya jika bambu yang mengandung Bulu Perindu di dalamnya adalah Bambu Pethuk (Pring Pethuk) yakni sebilah bambu yang memiliki tunas cabang yang saling bertemu (pethuk). Pring Pethuk sendiri telah diyakini sejak lama sebagai sarana metafisika yang memiliki kekuatan supranatural yang luar biasa. Oleh sebab itulah tidak heran jika masyarakat Jawa percaya jika di dalam Pring Pethuk terkandung Bulu Perindu yang memiliki daya pikat yang sangat dahsyat. Hal ini disebabkan karena baik Pring Pethuk ataupun Bulu Perindu keduanya sama-sama memiliki kekuatan supranatural yang luar biasa.

 

3. Bulu Perindu berasal dari sarang burung elang

 

Selain berasal dari akar rumput bujang ataupun bumbung bambu, Bulu Perindu juga diyakini berasal dari sarang burung elang. Terutama sarang burung elang hitam dimana sejarah atau nenek moyang elang hitam merupakan penjelmaan dari Dewi Kasih Sayang.

Bulu Perindu yang berasal dari sarang burung elang ini diyakini memiliki kekuatan yang bisa membuat suara elang menjadi merdu untuk menarik perhatian pejantan. Selain itu Bulu Perindu dari sarang burung elang juga dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit yang menyerang anak-anak elang ketika berada dalam sarang.

Itulah sejarah atau asal usul dari mana Bulu Perindu itu berasal. Akan tetapi dibalik asal usul Bulu Perindu itu tentu yang terpenting adalah manfaat dari Bulu Perindu itu sendiri. Yang perlu Anda ketahui, tidak semua Bulu Perindu memiliki daya pikat yang tinggi, walaupun memang semua Bulu Perindu memiliki energi alam yang tinggi sebagai daya pikat atau sarana pelet. Namun diperlukan ritual dan amalan khusus untuk menyatukan energi yang terdapat dalam Bulu Perindu dengan diri Anda.

 

Untuk Memesan Bulu Perindu bisa Anda klik disini >>>> PESAN BULU PERINDU

 

 

logo bulu perindu

Alamat Kantor

Jl. Mulya No.46 Kudus, 59332, Jawa Tengah, Indonesia

CS I (SUSAN)

  • Pin BBM D12EA3D5
  • Call/SMS +6281375763726
  • Email deviaura45@gmail.com

CS II (ANDRA)

  • Pin BBM 5F351097
  • Call/SMS/WA +6289661735171
  • Email deviaura45@gmail.com

HUBUNGI DEVI AURA

  • Pin BBM 5F520EF4
  • Call/SMS/WA +6285876251967
  • Email deviaura45@gmail.com

Hari & Jam Kerja

Senin-Sabtu, 08:00-16:00 WIB

Diluar jam kerja, bisa SMS/email